Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Rematik

Penderita rematik harus berhati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi, karena beberapa jenis makanan dapat memperburuk gejala rematik. Sayuran merupakan salah satu jenis makanan yang harus diperhatikan oleh penderita rematik. Beberapa jenis sayuran yang dapat meningkatkan inflamasi pada penderita rematik meliputi kentang, tomat, paprika, bawang merah, bawang putih, bawang bombay, dan kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang-kacangan yang terkandung gluten. Penderita rematik disarankan untuk menghindari atau mengurangi konsumsi sayuran tersebut dalam jumlah yang berlebihan.

Penderita rematik harus berhati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi karena beberapa jenis makanan dapat memperburuk gejala rematik. Berikut adalah beberapa pantangan yang perlu dihindari oleh penderita rematik:

  1. Makanan yang tinggi purin: Beberapa jenis makanan seperti daging merah, ikan, seafood, jeroan, kacang-kacangan, bawang, kentang, dll yang mengandung purin yang tinggi dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh yang dapat menyebabkan nyeri sendi dan pembentukan batu ginjal.
  2. Makanan yang tinggi lemak jenuh: Makanan yang tinggi lemak jenuh seperti daging merah, produk olahan, minyak goreng, dll dapat meningkatkan inflamasi pada tubuh yang dapat memperburuk gejala rematik.
  3. Makanan yang tinggi garam: Makanan yang tinggi garam dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada sendi penderita rematik.
  4. Makanan yang tinggi gula: Makanan yang tinggi gula seperti minuman ringan, kue, dll dapat meningkatkan inflamasi pada tubuh yang dapat memperburuk gejala rematik.
  5. Makanan yang mengandung gluten: Beberapa jenis makanan seperti roti, pasta, dan kacang-kacangan yang mengandung gluten dapat menyebabkan peradangan pada penderita rematik yang alergi atau intoleran terhadap gluten.
  6. Alkohol: alkohol dapat menyebabkan peningkatan asam urat dalam tubuh, yang dapat menyebabkan nyeri sendi dan pembentukan batu ginjal pada penderita rematik.

Sebaiknya, penderita rematik harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui jenis makanan yang sesuai untuk dikonsumsi. Ada beberapa jenis makanan yang dapat memperburuk gejala rematik dan memerlukan pengurangan atau bahkan dihindari.

Beberapa sayuran yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita rematik meliputi:

  • Kentang

Kentang dapat meningkatkan inflamasi pada penderita rematik karena kandungan purin yang tinggi. Purin adalah suatu senyawa yang ditemukan dalam beberapa jenis makanan, termasuk kentang, yang dapat menyebabkan peningkatan produksi asam urat dalam tubuh. Peningkatan asam urat dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal dan nyeri sendi pada penderita rematik. Oleh karena itu, penderita rematik disarankan untuk menghindari atau mengurangi konsumsi kentang dalam jumlah yang berlebihan.

  • Tomat

Tomat dapat meningkatkan inflamasi pada penderita rematik karena kandungan asam askorbat (vitamin C) yang tinggi. Vitamin C merupakan antioksidan yang dapat membantu mengurangi inflamasi pada tubuh, tetapi dalam jumlah yang berlebihan dapat justru meningkatkan inflamasi. Tomat juga mengandung asam salisilat yang dapat menyebabkan peradangan pada penderita rematik. Oleh karena itu, penderita rematik disarankan untuk menghindari atau mengurangi konsumsi tomat dalam jumlah yang berlebihan. Namun tetap dapat di konsumsi dalam jumlah yang sedikit dan diolah dengan cara yang baik.

  • Paprika

Sebagian besar paprika memiliki kandungan purin yang rendah, namun ada beberapa jenis yang memiliki kandungan purin yang lebih tinggi. Purin adalah senyawa yang ditemukan dalam beberapa jenis makanan, yang dapat menyebabkan peningkatan produksi asam urat dalam tubuh. Peningkatan asam urat dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal dan nyeri sendi pada penderita rematik. Oleh karena itu, penderita rematik disarankan untuk menghindari atau mengurangi konsumsi paprika yang memiliki kandungan purin yang tinggi dalam jumlah yang berlebihan. Namun, paprika masih dapat dikonsumsi dalam jumlah yang sedikit dan diolah dengan cara yang baik.

  • Bawang merah

Bawang merah dapat meningkatkan inflamasi pada penderita rematik karena kandungan purin yang tinggi. Purin adalah senyawa yang ditemukan dalam beberapa jenis makanan, termasuk bawang merah, yang dapat menyebabkan peningkatan produksi asam urat dalam tubuh. Peningkatan asam urat dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal dan nyeri sendi pada penderita rematik. Oleh karena itu, penderita rematik disarankan untuk menghindari atau mengurangi konsumsi bawang merah dalam jumlah yang berlebihan. Namun, bawang merah dapat dikonsumsi dalam jumlah yang sedikit dan diolah dengan cara yang baik.

Selain itu, bawang merah juga merupakan sumber dari allicin, yang merupakan senyawa yang berkhasiat anti-inflamasi. Namun, penderita rematik dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui jenis makanan yang sesuai untuk dikonsumsi.

  • Bawang putih

Bawang putih dapat membantu mengurangi inflamasi pada penderita rematik karena kandungan senyawa aktif allicin yang merupakan senyawa anti inflamasi. Namun, bawang putih juga mengandung purin yang dapat menyebabkan peningkatan produksi asam urat dalam tubuh. Peningkatan asam urat dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal dan nyeri sendi pada penderita rematik. Oleh karena itu, penderita rematik disarankan untuk mengurangi konsumsi bawang putih dalam jumlah yang berlebihan. Namun tetap dapat di konsumsi dalam jumlah yang sedikit dan diolah dengan cara yang baik.

  • Bawang bombay

Bawang bombay merupakan jenis bawang yang dikenal memiliki kandungan purin yang tinggi, yang dapat menyebabkan peningkatan produksi asam urat dalam tubuh. Peningkatan asam urat dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal dan nyeri sendi pada penderita rematik. Oleh karena itu, penderita rematik disarankan untuk menghindari atau mengurangi konsumsi bawang bombay dalam jumlah yang berlebihan.

  • Kacang-kacangan (seperti kacang polong, kacang-kacangan yang terkandung gluten)

Beberapa jenis kacang-kacangan seperti kacang polong dan kacang-kacangan yang mengandung gluten dapat meningkatkan inflamasi pada penderita rematik. Kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang-kacangan yang terkandung gluten dapat memicu respon inflamasi dalam tubuh, yang dapat memperburuk gejala rematik.

Namun, beberapa jenis kacang-kacangan lain seperti kacang-kacangan yang rendah purin dan tidak mengandung gluten, seperti kacang-kacangan tanpa gluten seperti almond, kacang-kacangan tanpa gluten seperti kacang hijau, kacang-kacangan tanpa gluten seperti buncis, dan kacang-kacangan tanpa gluten seperti kacang-kacangan lainnya dapat di konsumsi oleh penderita rematik.

Sebaiknya, penderita rematik harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui jenis makanan yang sesuai untuk dikonsumsi. Ada beberapa jenis makanan yang dapat memperburuk gejala rematik dan memerlukan pengurangan atau bahkan dihindari.